BEKERJA itu BERIBADAH….bekerja JANGAN LUPA beribadah (untuk semua Agama )

2014-prayer-conversations-with-God.

Sebagai umat beragama yang taat beribadah kepada Tuhan,kita jangan mengesampingkan ibadah.Bekerja di kapal pesiar dengan jam kerja 10-13 jam sehari pastinya akan menguras tenaga,capek,dan pastinya susah mengatur dan membagi waktu dalam beribadah.Jangan sampai saat  kita dulu sebelum sukses berangkat kerja di kapal pesiar,kita rajin berdo’a,menyumbang uang ke  tempat ibadah,beramal baik….ehh,malah sekarang setelah sukses di kapal malah terjebak kehidupan hedonisme,hura-hura dan jauh dari Tuhan.Hendaknya kita malu kepada diri sendiri tentang apa yang dilakukan dulu saat suka-duka proses mendaftar kapal pesiar dulu.

Sempatkan berdo’a kepada Tuhan,syukuri apa nikmat-Nya,do’akan orang tua dan keluarga,bergabung dengan perkumpulan rekan-rekan yang rajin beribadah,jauhi larangan agama,dan berusaha melakukan  yang terbaik dalam segala hal.Karena bekerja itu beribadah.

Ditengah pencitraan buruk terhadap profesi pelaut (miras,free sex,hura-hura,judi, gaya hidup boros,dll ),saya yakin kita masih bisa menemukan dan bergabung dengan sekumpulan orang di kapal tempat kita kerja yang rutin beribadah dan menyelenggarakan peribadahan bersama.  Dimana posisi kita berpijak,tergantung bagaimana cara kita membawa diri “.Jangan memilih-milih teman TETAPI kita harus MEMFILTER siapa saja teman  kita.Jangan sampai dahulu kita alim malah setelah bekerja di kapal pesiar menjadi seorang yang tidak agamis gara-gara terbawa arus pergaulan teman.

Saya sangat prihatin dengan menemukan beberapa kasus seperti  ini selama masa kontrak kerja saya.Bukannya sok agamis,kadang kita ingin mengingatkan rekan yang berperilaku menyimpang tapi kita merasa  tidak punya hak.Ini salah satu contoh kalimat mereka : “Suka-suka gue,mumpung masih muda.bebas mau bergaul kayak apa aja di kapal !!!!,..mumpung jauh dari keluarga..yang penting mereka gue kirimin duit buat hidup seneng-seneng..” 

Mari kita bersama-sama menjaga perilaku diri,dari image pelaut yang cukup miring di masyarakat.di kapal pesiar tidak ada kontrol dari orang tua,tidak ada kontrol norma-norma kemasyarakatan,benar-benar kehidupan BEBAS…Jangan rusak hidup kita dengan pergaulan bebas dan perbuatan melanggar agama lainnya.Karena kita tidak selamanya di kapal pesiar.Ada saatnya nanti kita memutuskan untuk berhenti dan kembali ke keluarga dan masyarakat yang pastinya punya aturan dan norna-norma masyarakat.

Semoga renungan singkat ini dapat menjadikan kita sebagai pelaut  yang selalu ingat Tuhan,senantiasa beribadah kepadanya,dan menjaga harga diri bangsa Indonesia ditengah pergaulan bebas  antar pelaut-pelaut bangsa lain.

SEMOGA TUHAN MEMBERIKAN RAHMAT KEPADA KITA,MEMBERIKAN KESEHATAN,MEMBERKATI REJEKI KITA,JANGAN SAMPAI HARTA HASIL JERIH PAYAH KITA BERTAHUN-TAHUN KERJA DI KAPAL  HILANG ATAU HABIS TAK JELAS  GARA-GARA KITA TIDAK MENTAATI AJARAN AGAMA YANG KITA ANUT…

JAYALAH SELALU PELAUT KAPAL PESIAR INDONESIA !!!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s