PLUS-MINUS Bekerja Menjadi Pelaut Kapal Pesiar

princess

msc

Memilih pekerjaan menjadi PELAUT KAPAL PESIAR dewasa ini seakan menjadi trend di kalangan usia kerja. Apalagi semenjak adanya Sekolah / Akademi / LPK yang khusus tentang kapal pesiar, seakan bisa menjadi jalan pintas bagi para calon pelaut sehingga mereka tidak perlu studi D3 atau S1 perhotelan.Dengan sekolah di LPK kapal pesiar mereka bisa memotong waktu pembelajaran menjadi hanya 6 bulan.

Singkatnya, apapun akan dilakukan demi bisa bekerja di kapal pesiar.Sedangkan di sisi lain suatu KELEBIHAN bekerja di kapal pesiar tentu ada KEKURANGAN juga..Berikut Plus-Minus memilih pekerjaan menjadi pelaut kapal pesiar.Dikutip dari berbagai sumber (para pelaut kapal pesiar senior yang sudah merasakan enak-enggaknya kerja kapal pesiar plus efek-efeknya ).

—PLUS—

  • Gaji besar.Sekecil-kecilnya gaji kapal pesiar 6 juta perbulan tetap lebih  besar dibanding gaji UMR.
  • Punya banyak pengalaman terutama tentang dunia pariwisata dan travelling.
  • Dianggap orang sukses berkarier di lingkungan keluarga dan masyarakat.
  • Eksis di media sosial (upload foto tempat-tempat terkenal, update status,selfie)
  • Cukup mudah mencapai target kehidupan. (beli rumah, beli mobil, alat elektronik terbaru / termodern , menghajikan orang tua ).
  • Pelaut kapal pesiar dianggap mapan dan mudah jika ingin mencari jodoh / mengambil hati calon mertua.
  • Pengalaman kerja kapal pesiar dapat digunakan saat di Indonesia saat melamar pekerjaan di hotel atau jenis pekerjaan lain.
  • Pelaut kapal pesiar dimudahkan persetujuan oleh Bank saat kita akan mengajukan kredit.
  • Terbiasa hidup rapih , mentaati peraturan  dan tepat waktu (karena terbiasa bekerja dengan standard internasional ).

—MINUS—

  • Meninggalkan keluarga dalam jangka waktu lama untuk bekerja .
  • Dalam kurun waktu beberapa tahun dapat mengakibatkan kerontokan rambut.
  • Bekerja di kapal pesiar dengan tingkat stress tinggi sering menimbulkan perselisihan antar kru . Efeknya bagi kita yang sering berantem / memaki-maki saat bekerja di kapal  dapat membuat diri kita menjadi pribadi yang temperamental / emosian  di rumah.
  • Sering bekerja berat dengan beban berat dan gerak cepat, Jika tidak hati-hati dapat menyebabkan penyakit hernia / turun berok.
  • Kehilangan teman atau bahkan sahabat lama (lingkungan pergaulan rumah) karena keterbatasan waktu kita bersosialisasi dengan mereka.dan akhirnya mereka punya teman atau sahabat lain.
  • Dalam kurun waktu beberapa tahun dapat membuat kita menjadi ” telmi ”           (Telat mikir).Kita jadi susah faham apa yang terjadi di Indonesia atau kabar tentang keluarga.Gara-gara terlalu fokus bekerja, kadang enggak sadar ternyata ada keluarga yang ternyata sudah meninggal, kadang tidak tahu ternyata Indonesia sudah berganti presiden.
  • Jika ada kabar duka dari rumah (anggota keluarga meninggal ), kita akan          ” telat sampai rumah “.Meskipun dari manajemen kapal pesiar, kita langsung dicarikan tiket dan pulang hari itu juga tapi tetap aja perlu banyak waktu untuk sampai rumah.  dari Eropa penerbangan ke Indonesia sekitar 18 jam , dari Amerika penerbangan ke Indonesia sekitar 26 jam .
  • Makanan yang kita makan di kapal adalah makanan beku ( frozen ) sangat tidak baik bagi kesehatan.Kapal pesiar  berbelanja bahan makanan seminggu sekali atau bahkan beberapa bulan sekali untuk produk daging.Kesemuanya disimpan dalam freezer kapal dan dikeluarkan saat akan dimasak.
  • Intensitas waktu bersama keluarga di rumah sangat sedikit .(Kontrak kerja 6-10 bulan, di rumah hanya 2-2.5 bulan).
  • Karena badan capek dan tidak punya waktu,  kadang menjadikan pelaut malas beribadah atau malah tidak beribadah .
  • Di kapal pesiar banya kru dari negara eropa  yang pastinya pergaulannya sangat bebas ( free sex / miras ) .Secara itu adalah gaya hidup negara barat.Jika tidak membentengi diri dengan ilmu agama dan norma-norma kemasyarakatan dapat menyebabkan kita terjerumus.

Advertisements

10 thoughts on “PLUS-MINUS Bekerja Menjadi Pelaut Kapal Pesiar

    1. Terimakasih atas apresiasinya…Belum ada yang bisa menjelaskan secara pasti tentang kaitan Rambut rontok & bekerja di kapal pesiar…mungkin karena tingkat stress / tekanan kerja & karena kita mandi menggunakan air laut yang dimurnikan oleh kapal..

      Like

  1. setelah sya baca artikel ini,ternyata asyik juga bwt kerja jadi pelaut kapal pesiar selain menantang wawasan pun bertambah,,oiya klo boleh tau gimana cara nya om,ngelamar
    kerja jadi pelaut kpal pesiar,terus apa aja persyaratan nya,,mohon penjelasan nya om,,saya tertarik dengan pekerjaan jadi pelaut kapal pesiar ???

    Like

    1. Silahkan Studi perhotelan dulu atau studi di LPK khusus kapal pesiar di kotamu..Melamar pekerjaan kapal pesiar harus mempunyai ijazah tersebu t, bisa aktif berbahasa inggris + pengalaman bekerja di hotel minimal 1 tahun.Mendaftarnya dimana ?..Silahkan googling ” alamat agen kapal pesiar “..untuk tips & trik lain, silahkan klik banyak blog pelaut yang bertema kapal pesiar .

      Like

  2. Assalamualaikum om
    ane mau nanyak nih
    Perbandingan kerja di kapal pesiar dan perhotelan itu lebih enakan mana dan kalau masalah kontrak kerjq itu lebh lama yg mna dan klemahan dri masng2 pkrjaan tsb apa aja
    termaksh om Wassaalam….

    Like

    1. Waalaikumsalam.wr.wb.. Perbandingankerja di kapal pesiar dengan hotel jika untuk jangka pendek saja (dibawah 5 tahun), lebih bagus bekerja di kapal pesiar. menabung uang yang banyak untuk berwirausaha . Jika ingin jangka panjang berprofesi di bidang hospitality, lebih bagus bertahan di hotel mencari karier sebaik mungkin.

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s