Obat rindu : Menu Makanan Alternatif di Kapal Pesiar (dari pelaut untuk pelaut )

Yang namanya sedang merantau berbulan-bulan di luar negeri, pasti kangen yang namanya makanan  di rumah bikinan ibu. Walaupun biasanya jika makanan itu tersedia di meja makan dan kita tidak mau makan, tetapi saat di kapal pesiar tiba-tiba saja kangen masakan tersebut. Kadang kita juga kangen masakan-masakan khas Indonesia. di beberapa perusahaan kapal pesiar yang banyak kru orang Indonesia, tentu sangat mudah mendapatkan  makanan tersebut.Namun jika perusahaan kapal pesiar itu sedikit kru Indonesia nya seperti pengalaman saya di kapal PRINCESS cruises.Beruntung di banyak pelabuhan kapal pesiar sering ada warung makanan chinese food atau asian food yang juga menyajikan masakan Indonesia.Sayangnya menu masakan tersebut dihargai mahal. Memang harga USD $ 7 – USD $ 12 seporsi tidak terasa dibanding gaji kita plus tips dollar, tapi kalau sering , kadang kepikiran juga..” Berapa duit terbuang sia-sia untuk beli Nasi goreng selama sekontrak 10 bulan di kapal “.beberapa kru di kapal pesiar mencoba membuat makanan sendiri di crewmess atau kantin kapal pesiar. Jika kru tersebut bekerja sebagai chef atau galley dept , mereka tenang saja bisa mengambil / memasak sisa-sisa bahan tidak terpakai di kitchen untuk dimasak ala Indonesia . Simpel sih , kalau ada extra daging , asal dipedesin (kasih bumbu cabai ) yang banyak..sim salabim, goreng bentar  jadi dech kreasi sambal goreng hati sapi, ayam, sosis, dll

yang agak susah adalah jika kita adalah kru house keeping (cabin steward ) atau departemen lain yang ” jauh ” dari dunia masak memasak..Cara tersimpel  untuk tetap bisa menikmati masakan enak gratisan adalah dengan memperbanyak reman sesama kru indonesia yang bekerja di kitchen atau setidaknya staff dining room , karena mereka sering ” bungkus ” makanan.(makanan yang seharusnya disajikan ke tamu , tapi  diambil untuk dikonsumsi sendiri atau bersama-sama .biasanya dibungkus ala kadarnya dengan : alumunium foil, plastik, serbet makan (napkin) dll ). Banyak para kru sesama dari Indonesia mereka sering mengagendakan kumpul-kumpul di crewmess atau di cabin salah seorang untuk masak bareng .dengan alat seadanya dan bumbu modifikasi. Cara ini sangat beresiko jika ketahuan memasak di cabin..Tapi dasar kita ini orang indonesia, serasa gak asyik kalau gak menantang resiko.berikut beberapa menu modifikasi sesuai pengalaman saya yang setidaknya mewakili rasa rindu kampung halaman dan masakan ibu kita tercinta…simboook eee…!!!!!

nasgor

  • Nasi goreng (agak repot harus minta tolong orang lain )

menggunakan nasi dari crewmess, suwiran daging ayam atau sapi tergantung apa stok menu daging di crewmess.ditambahkan bumbu sachet nasi goreng bawa dari Indonesia, diaduk pelan-pelan ..setelah rata  bisa dimasukkan microwave dan dimasak 2 menit sambil sesekali diaduk. (microwave bisa ditemukan di crewmess,kitchen,roomservice).silahkan minta tolong crew pekerja area tersebut, paling mereka meminta jatah “bagi hasil ” nasi goreng..hehe…

sup

  • Sup ( simpel )

menggunakan  daging , sosis dipotong tipis dan sayuran yang tersedia di crewmess , beri air panas , ditambahkan bumbu kaldu sachet Mas*k*  atau royc* , dll..sebaiknya pakai rasa ayam karena universal bisa dipadu daging apapun.

gado-gado-salad

  • Lotek atau gado-gado ( simpel )

siapkan bumbu pecel sachet bawa dari Indonesia , seduh dengan sedikit air panas ,campur dengan potongan sayuran  (taoge, sawi, selada, dll ) yang tersedia di crewmess. ,mau enak lagi tambahkan telur rebus.

sambal

  • Sambal bawang segar ( agak repot , harus bawa cobek kecil dari indonesia )

Setiap kontrak kapal pesiar, saya selalu bawa cobek batu kecil, kadang kangen juga rasanya sensasi menguleg cabai segar dan di makan di crewmess kapal pesiar. Bingung dimana beli cabai rawit ?.., menurut pengalaman saya, cabai rawit hanya tersedia di asian market di Amerika, italy , Spanyol, Belanda,  Alaska  . Beruntung jika kita menjalani cruise Asia  gampang cari cabai rawit .kalau mentok, gak dapet ..silahkan cari restoran Asian food dan request aja cabai  rawit (asian spice chili ). kadang sama mereka malah dikasih gratis jika kita sering makan di restoran  Asian food tersebut.bahan-bahan : Cabai rawit , garam, bawang putih minta di kitchen..silahkan diuleg..dijamin mantap !!!

tom tum

  • Tom Yum (sangat repot , resiko tinggi kalau ketahuan masak di cabin)

sebagai staff dining room, saya sering ” membungkus ”  seafood dari restoran untuk dimasak di cabin.  Kerang, kepiting , udang, cumi atau bahkan lobster dari malam gala dinner  saya masukkan plastik dan dimasukkan saku uniform untuk dimasak malamnya di cabin sehabis kerja . Buat yang tidak suka seafood, bisa menggunakan daging lain. membutuhkan panci pemanas tenaga listrik, air , dan bumbu sachet tom Yum beli di supermarket manapun atau bawa dari Indonesia. Didihkan air, masukkan semua bahan dan bumbu sachet..aduk hingga wangi. Kalau mau  cita rasa lebih otentik, silahkan minta di kitchen daun cilantro ( semacam  kemangi asli Thailand )

mie instan

  • Mie instan (simpel, resiko tinggi kalau ketahuan masak di cabin )

Kalau gak mau repot, silahkan dimasak di crewmess..menggunakan tambahan sayuran, daging yang tersedia , bisa ditambahkan sesuatu dari area salad ( pipilan jagung muda , jamur,kacang polong, potongan telur rebus,dll).siapkan mangkok dan piring.Isi mangkok dengan air panas, masukkan semua bahan termasuk bumbu mie instan , dan tutup mangkok tersebut menggunakan piring. setelah 2 menit siap saji. piring yang tadi sebagai tutup, bisa dijadikan alas mangkok.

sambal sachet

  • Sambal sachet ( sangat simpel, baru tersedia mulai tahun 2011 )

Saya sarankan rekan-rekan pelaut membawa sambal sachet untuk dibawa ke kapal pesiar, kalau untuk obat rindu kampung halaman, atau saat makanan di crewmess tidak sesuai selera kita,..tinggal buka aja sambal sachet, cuman pakai nasi aja pun sudah enak.banyak tersedia sambal sachet di pasaran dengan berbagai merk dan rasa.

Suka duka pelaut kapal pesiar, keluarga di rumah tidak tahu betapa “kreatif ” kita saat jauh dari mereka.demi  menambah tabungan, kita rela tidak jajan di luar kapal..mending bikin menu makanan sendiri ,..enak-gak enak…di enak-enakin…lebih baik kita makan seadanya, asal sehat sesuai kadar nutrisi..yang penting keluarga di rumah terjamin bisa makan enak, punya tabungan banyak dan selalu mendo’akan kesuksesan kita berkarier di kapal pesiar.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s