Penyakit / Gangguan Tubuh Aneh di Kapal Pesiar

princess

Bekerja di kapal pesiar sangat melelahkan dan menguras tenaga. Bekerja 10 – 12 jam setiap hari selama hampir 10 bulan lamanya tentu membuat badan kita benar-benar letih.Apalagi jika kita kurang mengkonsumsi vitamin.rekan-rekan pelaut hendaklah membawa stok vitamin C beli dari Indonesia aja. Agar tidak boros, silahkan minum pil vitamin C dengan dosis 2 hari sekali dan sering mengkonsumsi buah-buahan di kapal pesiar.Mengurangi merokok dan begadang juga terbukti turut mendukung badan kita agar lebih fit setiap harinya. Meski kita sudah berhati-hati di kapal dengan bergaya hidup sehat, tetap aja ada penyakit / gangguan tubuh yang aneh..padahal ternyata ini sangat sepele.Berikut pengalaman penyakit aneh-aneh saya selama kontrak kapal pesiar dan cara pengobatannya.

  • Telapak jari & punggung jari tangan pecah-pecah 

Banyak diderita staff dining room & galley steward, karena mereka sering cuci tangan dan membersihkan peralatan makan menggunakan air yang mengandung klorin / kaporit ( Chlorine ). Di kapal pesiar sering cuci tangan membuat permukaan telapak tangan kita menipis dan kering.Dalam beberapa bulan bisa menimbulkan kulit pecah-pecah dan perih.Ada jenis kulit yang memang kebal terhadap klorin, tapi kebanyakan kru mengalami juga kulit jari pecah-pecah.. Tahun 2008 , saya pernah mengalami keadaan ini.Saking keringnya kulit…ketika jari ditekuk, kadang garis-garis punggung jari terkelupas / luka dan perih .Solusinya adalah minta obat ke medical room.Nanti diberikan salep ( skin moisturizer ) yang dipakai sesering mungkin selama seminggu.Setelah sembuh, salep tersebut sering dioles setidaknya sehari sekali sebelum tidur.

  • Sariawan akut

Karena terlalu sibuk kerja , jadi lupa minum dan lupa mengkonsumsi vitamin C. Terburu-buru gosok gigi juga membuat beberapa bagian dalam mulut kita terluka.Dengan kombinasi  2 keadaan ini, saya pernah mengalami sariawan akut.Minta obat ke medical room tidak ada yang berhasil .Sudah mengkonsumsi banyak jeruk Sunkist di kapal pesiar juga tidak berpengaruh banyak.Akhirnya bertemu teman lama yang baru saja  join kapal.dia membawa banyak stok sachet obat sariawan merk  Ad*m Sar*.Setelah dikasih 6 sachet, saya konsumsi rutin 2x sehari,…dan ternyata larutan panas dalam tersebut yang malah menyembuhkan saya. Sampai sekarang setiap kontrak kerja kapal pesiar , saya selalu membawa sachet larutan penyegar merk Ad*m Sar*.Buat jaga – jaga dan dikonsumsi setidaknya seminggu sekali.

  • Telapak kaki menebal ( kapalan )

Semua orang juga pernah mengalami keadaan ini, Bedanya kalau di kapal pesiar dengan kesibukan kerja dan rutinitas jalan kaki kita membuat kaki begitu tebal.Kadang kita gemes serasa ingin menyobek atau menggunting dengan gunting kuku.Tapi lebih baik didiamkan saja daripada terjadi luka di telapak kaki akan sangat mengganggu mobilitas kita di pekerjaan. .Kapalan juga terjadi di telapak tangan, sebagai pelaut kapal pesiar tidak perlu khawatir, setelah seminggu di rumah, ..biasanya kapalan akan menipis sendiri seiring kegiatan kita di rumah yang mulai  tidak sibuk.

  • Mata memerah hampir 3 bulan

ini adalah penyakit teraneh saya selama pengalaman bekerja di kapal pesiar.kejadiannya tahun 2009. Mata tidak terasa sakit, tidak mengeluarkan air mata berlebih, pandangan tidak kabur, serasa biasa aja, tapi warna putih mata cenderung memerah. Banyak yang mengira saya kebanyakan  mabuk minuman keras dan begadang hingga larut malam.Padahal saya tidak suka melakukan hal tersebut.Kadang juga merasa bersalah jika saya mendekat ke tamu, dan tamu malah menjauh karena risih melihat mata saya.

Minta obat ke medical room hanya diberikan obat tetes mata yang hanya mengurangi kemerahan mata selama 2 jam.Akhirnya diadakan penelitian kecil oleh para dokter di kapal pesiar tentang keadaan mata saya..Kebetulan juga saat itu ada 2 kru lain pekerja bagian kitchen yang mengidap penyakit sama.Ternyata penyebabnya adalah , saya yang terlalu sering cuci tangan dan refleks saya sekalian cuci muka.Akhirnya sebagian air yang mengandung klorin masuk ke mata dan terjadi infeksi kecil.untuk kru lain yang mengidap keadaan sama, ternyata karena mereka bekerja di  area pemanggangan daging  (grill section), sehingga mata mereka hampir selama 10 jam per hari terkena asap. Setelah diberi obat khusus dan istirahat total pake obat tidur selama 2 hari, mata saya kembali normal…CASE CLOSED…!!!! Alhamdulillah saya tidak jadi dipulangkan…

  • Badan terasa lemes terus

waktu itu tahun 2010 saya sangat heran , kenapa badan terasa lemes terus seperti kekurangan tenaga. Padahal saya merasa tidur cukup, selalu mengkonsumsi vitamin C dan rutin makan buah-buahan. Semangat kerja ada, tapi badan serasa berat untuk bergerak. Setelah minta obat ke medical room, mereka memberi vitamin tambahan dan si dokter berpesan kepada saya. ” You need to go out side..don’t stay on board for a long time..your body and blood also needs some fresh air  “….Ternyata hanya karena masalah yang sangat sepele.Gara-gara saya tidak pernah keluar kapal sehingga metabolisme tubuh saya terganggu.Saat itu memang saya sedang getol-getolnya menabung untuk membayar angsuran hutang pembangunan rumah.(lihat artikel saya yang lain : spekulasi tingkat tinggi-punya rumah di 2 tahun kerja kapal pesiar ). Sekecil-kecilnya uang tips  saya tabung demi kejar setoran bayar hutang.Makan hanya di crew mess ( kantin kapal) .Sehingga tidak terasa saya selama 5.5 bulan tidak pernah keluar kapal meskipun  sedang dapat jatah hari libur di pelabuhan bagus. Kerja—tidur—kerja—tidur—kerja–tidur ..ternyata malah membuat badan sakit. hehehe….

  • Pinggang pegel linu seperti ada syaraf terjepit

Saya kerja di restoran kapal pesiar dengan rutinitas membawa satu set makanan di atas baki besar. Dalam satu baki besar ( CAMBRO tray ) , saya membawa 8 hingga 12 piring makanan berikut cover nya.Satu kali bawaan bisa seberat 17 kilo, dan itu dibawa jalan cepat agar makanan tidak terlambat sampai ke meja tamu. Pinggang terasa pegal linu adalah kebiasaan sehari-hari. Balsem dan krim oles penghangat adalah senjata saya setiap malam sebelum tidur.Hingga suatu saat di tahun 2014, saya merasa sakit pinggang yang terlalu dan tidak biasa.Ke medical room hanya diberi pil dan suntikan insulin anti rasa sakit, setelah 2 hari timbul lagi sakitnya.Bolak-balik medical room membuat saya bete  juga.Akhirnya saya mendapatkan ‘ pencerahan ‘ dari senior..Ternyata sakit pinggang  selama berminggu-minggu saya tersebut hanya gara angin dingin dari AC masuk ke tubuh yang dalam keadaan capek. ( masuk angin ).namun masuk angin tersebut masuknya hingga ke urat pinggang.Akibatnya saat pinggang digunakan untuk beraktifitas, seakan ada yang syarafnya terjepit.Bener juga, saya tidur di cabin pada bed atas ( persis disamping blower AC ), dan saya malas memakai selimut.Solusinya adalah :  saya tetap memakai balsem setiap malam, meminum air putih panas sebelum tidur untuk mencegah masuk angin, dan memakai selimut yang tebal.Setelah seminggu mempraktekkan ,ternyata cara itu berhasil.

Kesehatan sangat mahal harganya.Rekan-rekan pelaut kapal pesiar hendaklah rajin mengkonsumsi vitamin C dan buah-buahan.mengurangi rokok dan begadang juga sangat membantu tubuh agar kondisi badan selalu FiT.Jangan lupa rutin jalan-jalan keluar kapal setidaknya seminggu sekali , meski hanya satu jam tapi bisa menghirup udara segar dan membiarkan kulit tubuh kita terkena sinar matahari agar metabolisme tubuh terjaga.

SEMOGA BERMANFAAT…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s