Tips Pelaut Muslim : Beribadah Puasa di Kapal Pesiar

lilin puasa

Berpuasa , apalagi puasa ramadhan bagi sebagian orang terasa amat berat.di kapal pesiar, banyak pelaut muslim yang meninggalkan kewajiban puasa ramadhan dengan berbagai alasan. Ada yang mengaku gak kuat karena pekerjaannya berat, ada juga yang mumpung jauh dari keluarga, malah sengaja tidak berpuasa di bulan ramadhan.Diantara banyak muslimin kru pelaut kapal pesiar yang tidak mampu atau tidak sempat berpuasa ramadhan, masih banyak juga yang mencoba beribadah puasa Ramadhan , dan ternyata bisa.Allah S.W.T  maha memberi kekuatan bagi umat-Nya yang serius beribadah.

Pertama kali merasakan bulan puasa di kapal pesiar bagi saya adalah tahun 2008 saat kontrak pertama bersama MSC Cruises.Posisi kapal sedang menjalani cruise   area Baltic  (Norwegia, Denmark, Finlandia, dll ) dengan waktu zona eropa, Imsya’ pukul 5 pagi dan buka puasa pukul 10 malam. Satu hal yang terlintas di pikiran saya saat itu adalah ” opo aku iso poso tekan mBengi ” ??...bayangkan , puasa di Indonesia aja megap-megap..nahh , ini puasa 17 jam lamanya per hari..Berbekal keyakinan dan wejangan beberapa kru senior  muslimin MSC , saya beranikan saja berpuasa. dan Alhamdulillah ternyata bisa..Hingga sekarang, setiap bulan ramadhan di kapal pesiar, sudah menjadi agenda saya untuk berpuasa sebulan penuh, dan mengajak rekan-rekan pelaut muslim untuk setidaknya mencoba berpuasa.Beberapa rekan bisa kuat, ada yang cuma bertahan seminggu puasa,…Setidaknya sebagai pelaut muslim kita  saling mengingatkan tentang ibadah dan keutamaannya.

puasa

di Kapal pesiar, tidak ada pengecualian atau kelonggaran bagi pelaut yang sedang berpuasa. Kerja keras adalah nafas kami.Tapi pelan-pelan saya cari trik nya , dan saya berhasil menemukan cara yang paling pas bagi pelaut muslimin untuk melakukan ibadah puasa terutama bulan ramadhan saat bekerja di kapal pesiar.Berikut tips dan trik saya agar bisa lancar berpuasa di kapal pesiar .

  • Cari jadwal imsakiyyah negara setempat di google . Seumpama kita berada di area deket  negara Inggris, silahkan browsing ” Fasting Time Ramadhan England  “..Kalau di negara lain, silahkan browsingannya di sesuaikan. sekalian  juga browsing masjid terdekat dari pelabuhan ( Search: Southampton mosque ) . Siapa tahu kita ada kesempatan  untuk mengunjungi. baca artikel saya yang lain ( Perjalanan rohani : Southampton Mosque , England ).
  • Sangat susah sekali bangun pagi saat makan sahur, apalagi dengan kondisi capeknya orang kerja kapal pesiar. Biasanya saya makan sahur sehabis kerja jam 11 malam .Agar ada tenaga di pagi hari, banyakin makan daging merah (Sapi / Kambing ), banyakin buah-buahan terutama jeruk dan semangka untuk mengisi cairan tubuh .Saat bulan Ramadhan, saya makan selama 24 jam hanya sekali. Sengaja makan yang banyak agar kenyang.
  • Makanan yang paling bagus buat sahur di kapal adalah pasta- pasta an..( spaghetti, fetticini, dll )..semua jenis makanan khas Italia yang mengandung gandum akan  mengembang di perut dalam waktu lama. Sehingga selalu  merasa kenyang.

hari-ini-aku-puasa-semoga-kuat

  • Konsumsi larutan penyegar panas dalam agar tidak sariawan (di luar negeri tidak ada, silahkan bawa sachet dari Indonesia )
  • Mengurangi bicara : selain kemungkinan bau mulut, sering berbicara / ngobrol juga akan memancing cepat lapar.
  • perbanyak baca Al Qur’an setidaknya sehari sekali satu halaman ( 10 – 15 menit ), Bagi yang belum bisa baca / tulis Al qur’an, setidaknya mendengarkan MP3 atau download youtube ayat-ayat suci Al Qur’an.
  • Sesering mungkin menggosok gigi : agar tidak bau mulut. Di kapal pesiar kita dituntut untuk berpenampilan perfect, wangi ,dan menawan.
  • Bekerja secukupnya : karena sedang berpuasa, jangan terlalu giat bekerja. Secukupnya saja yang penting tidak menghambat pekerjaan lain.
  • Tidak perlu koar – koar kalau kita sedang berpuasa, kebanyakan di kapal pesiar isinya para kru saling  menggunjing dan ngomongin orang lain. daripada dikira sok alim, mending diam saja. Kalau ada yang nanya kenapa gak makan, dijawab…kalau tidak ada yang bertanya..Agar menghemat tenaga, sehabis kerja , langsung aja istirahat  / tidur di cabin.
  • Saat berbuka puasa jangan terlalu berpatokan pada jadwal puasa negara terdekat. (karena kapal pesiar  selalu bergerak ), Saya ambil amannya, saya selalu makan buka puasa menunggu hingga cuaca gelap benar. kalau masih temaram matahari terbenam, jangan dulu.
  • Yakinkan pada diri sendiri, PUASA TIDAK AKAN MEMBUAT KITA MATI..!!!. bahkan orang yang pada demo di depan gedung DPR pun, tidak makan / minum 3 hari masih hidup kok.
  • Tetapkan pada diri sendiri bahwa berpuasa itu menjadi kewajiban di bulan Ramadhan. InsyaAllah dengan kita berpuasa lebih lama dari waktu Indonesia akan mendapatkan pahala dan hidayah lebih dari Allah S.W.T.

puasa jomblo

tidurnya-orang-puasa-ibadah

Beberapa tips diatas, silahkan disesuaikan dengan kondisi fisik dan tempat kerja rekan-rekan. Beruntung jika dapat jadwal shift malam ( 6 sore – 6 pagi ), bulan puasa terasa cepat, karena habis kerja kita bisa tidur seharian. meski tidak disarankan untuk  terlalu banyak tidur ( lebih baik waktunya diisi untuk membaca Al Qur’an  atau memperdalam ilmu agama Islam ), mungkin itu cara terbaik untuk bisa bertahan tetap berpuasa ramadhan sebulan penuh di kapal pesiar.Semoga bermanfaat..

MARHABAN YAA.. RAMADHAN

ramadhan 2015

Advertisements

3 thoughts on “Tips Pelaut Muslim : Beribadah Puasa di Kapal Pesiar

  1. Wahh, salut sekali sama kakak nih 😀
    meskipun kerjanya berat, tapi bisa mengatur waktu utk puasa ^^
    oiya kak, sy masih SMA kls 3 dan berniat melanjutkan ke Atlantis Royal Cruise di Surabaya. ada beberapa hal yg bikin sy agak ragu. kalau di kapal pesiar sholat nya bagaimana kak? kapalnya kan selalu bergerak, jadi bagaimana kita bisa tahu arah kiblat?
    satu lagi, dengan padatnya jam kerja kakak, apa sering melakukan jama’ sholat? terima kasih kak, maaf banyak tanya 😀

    Like

    1. terimakasih atas pertanyaannya ke pelautkapalpesiar.wordpress.com….Kalau di kapal sholatnya yaa sama aja meski ada beberapa hal yang menyesuaikan..seperti arah Kiblat : saya sih berkeyakinan aja hadap manapun karena kapal pesiar selalu bergerak..meski kabin / kamar kru kecil , diusahakan untuk shalat jangan menghadap toilet.Men – jama’ shalat sering sekali saya lakukan karena keterbatasan waktu berdasar jadwal kerja / istirahat..dhuhur dengan ashar dijama’ dilakukan antara jam 14.00-17.00, maghrib dengan isya’ dijama’ dilakukan setelah selesai kerja diatas jam 22.00. Waktu shubuh disesuaikan dengan jam waktu sunrise ( matahari terbit ). Infonya bisa ditanyakan ke reception desk di kapal pesiar atau melihat ” daily program ” ( majalah tipis harian info untuk tamu kapal pesiar )…terkadang kalau ada waktu jeda kerja jam 8.00-11.00 bisa melaksanakan shalat Dhuha..

      Good Luck yaa..@chioneexo atas niatnya melanjutkan studi untuk menjadi pelaut kapal pesiar…

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s