Perjuangan KESETIAAN Seorang Pelaut Kapal Pesiar

LDR

Cieee….Ciiee…Ciiieee….duhh, pada semangat banget ngeklik judul  artikelnya. Yahh, yang namanya pelaut kapal pesiar pasti pernah juga mengalami kejadian ini. Pengennya yaa deket terus sama pasangan, tapi keadaan harus memaksa untuk berpisah sementara dan cari uang yang banyak. Alhasil, cinta jarak jauh mesti dilakoni. Ditengah kondisi badan capek karena pekerjaan, kurangnya waktu tidur / istirahat..tetap juga diusahakan untuk menelpon / skype sama pasangan. Ada yang pasangannya di Indonesia, Ada juga yang pasangannya di kapal pesiar lain sama-sama berjuang bekerja sebagai kru kapal pesiar .

Hari-hari di kapal dilalui dengan semangat, tetaplah  pujaan hati selalu dalam setiap nafas dan langkah . Godaan lawan jenis sesama kru kapal pesiar tidak usah digubris. Jadi pribadi yang SETIA itu susah dan cobaannya banyak bro / sist… Banyak pelaut kapal pesiar yang bisa bertahan dengan prinsip hidup ini, namun lebih banyak lagi  pelaut kapal pesiar yang keblinger terjebak kehidupan freesex sesama kru di kapal pesiar.

LDR 2

Seminggu sekali atau tiga kali anggaran disiapkan untuk beli pulsa telepon atau WIFI agar bisa berkomunikasi dengan pasangan..Boros memang, tak terasa kalau dihitung anggaran cuap-cuap bersama pasangan kalau dirupiahkan bisa mencapai hampir 10 juta rupiah selama kontrak kerja kapal pesiar ( atau bahkan lebih ).Koleksi bekas kartu telepon dan voucher pin WIFI  dikumpulkan hampir satu kresek ukuran sedang. Ini adalah harga sebuah CINTA dan KESETIAAN.

Terkadang gangguan teknis komunikasi atau sinyal kapal mengganggu aktifitas telepon / skype an. Tetap optimis, yaahh..dinikmati aja. walaupun ngobrol terdengar gak jelas, kadang suara lep-lep an, atau menggema, ..tetap di dalam hati berniat tulus ingin menjaga komunikasi bersama pasangan semaksimal mungkin. Meski bete susah komunikasi, atau marahan gak jelas gara-gara suara terputus-putus , yaa memang begitulah komunikasi dalam posisi bergerak ( kapal  di laut ) . Masih mending komunikasi pelaut jaman sekarang agak lumayan..,  dulu ?….ampun dech . ( baca juga artikel saya yang lain : Metode komunikasi pelaut-dari masa ke masa )

Beberapa bulan berlalu, kerinduan terhadap pasangan begitu dalam, Godaan / bujukan sesama kru pelaut kapal pesiar untuk have fun, dugem  semaleman, jalan bareng saat libur , atau bahkan tawaran langsung untuk mengajak hubungan cinta kilat harus ditampik. tidak perlu sungkan menolak..budaya ketimuran bangsa kita sangat tidak sesuai dengan gaya hidup free sex di kapal pesiar.

anti

Tetap beribadah, selalu mendekatkan diri kepada Tuhan Y.M.E adalah cara terampuh untuk menghindari pengaruh-pengaruh buruk di kapal pesiar. Menjaga silaturahmi / menelepon dengan keluarga pasangan atau kakak / adik pasangan yang seumuran dengan kita terbukti dapat membantu meneguhkan kesetiaan kita.

Pertahankan norma ke-timuran kita, kru bangsa Indonesia yang pekerja keras, anti free sex dan hedonisme. Seharusnya kita itu bersyukur..kita dipilih agen kapal pesiar karena kemampuan dan pengalaman kerja kita . tidak seperti agen kapal pesiar di negara lain, mereka mempekerjakan kru asal kru tersebut mau bayar biaya pemberangkatan,..kebanyakan dari mereka adalah ” SAMPAH ” tanpa pengalaman kerja hotel. Wajar lah, kalau para pekerja kapal pesiar dari negara lain yang bahkan lebih miskin dari Indonesia berperilaku freesex dan hedonisme. Karena mereka itu hanya ” SAMPAH ” di negara mereka , tidak punya pendidikan & pengalaman kerja bagus sehingga membayar agen kapal di negaranya agar bisa bekerja di kapal pesiar. Orang-orang bule yang berpendidikan juga gak terlalu suka mabuk-mabukan dan gak free – free amat kok pergaulannya.

Sebagai pelaut kapal pesiar Indonesia, SETIA lah terhadap pasangan..karena rejeki akan datang dari Tuhan Y.M.E kalau kitanya beres , berperilaku sesuai norma agama dan masyarakat. Yang perilakunya gak bener di kapal pesiar ( selingkuh, freesex, miras , narkoba, dll ) sudah terbukti !!!!, rejekinya gak bakalan ngumpul. Mau bekerja udah 10 tahun lebih atau berpangkat lumayan  dengan gaji 30an juta keatas,…tetep aja masih kere dan banyak hutang di Indonesia. Gali lobang-tutup lobang bayar hutang sana-sini…maluu…, padahal kerja di kapal pesiar hampir 10 tahun atau bahkan lebih…terus gajinya dari  kapal pesiar pada  lari kemana ?….

Artikel ini hanya sebuah tulisan kecil yang mengajak rekan-rekan kru kapal pesiar Indonesia untuk merenung agar ( kembali ) berperilaku baik dan benar di kapal pesiar sesuai norma dan ajaran agama. Agar kru kapal pesiar bangsa dari bangsa lain tidak merendahkan kita..Mereka anggap kita ini letoy, “murahan”, kru cewe’nya bisa ” dipake “, kru cowo’nya kebanyakan bencong ,  negara teroris , kampungan, dll….padahal enggak !!!..kita terpilih karena pengalaman kerja hotel kita yang bagus , enggak gaptek, pekerja keras dan kita ini adalah bangsa beradab . jangan ikuti kebudayaan mereka..karena itu tidak mencerminkan kita sebagai wakil Indonesia yang menjadi pekerja di negeri orang untuk menjadi pahlawan devisa untuk negeri ini….

JAYALAH SELALU..TENAGA KERJA INDONESIA….., ehhh , salahh!!   maaf….,

 

JAYALAH SELALU PELAUT KAPAL PESIAR INDONESIA !!!!…..wkwkwkw….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s