Join on Board Alone : Keberangkatan Kerja Kapal Pesiar SENDIRIAN…

traveling alone-1

Gak banyak pelaut kapal pesiar yang pernah mengalami kejadian ini…Saya pun belum pernah juga. Banyak cerita lucu, seru , repot , dan pengalaman tak terduga saat keberangkatan kerja kapal pesiar ( Sendirian dari Jakarta menuju pelabuhan kapal pesiar di Eropa / Amerika ). Buat rekan rekan pelaut kapal pesiar yang sudah  senior, berjiwa traveller mungkin akan meremehkan judul artikel diatas . Tapi kalau untuk pemula kerja kapal pesiar ?…., beberapa email menanyakan tentang hal ini . Saya berusaha merangkum segala potensi kesulitan / kendala saat berangkat join on board sendirian…uniknya kejadian ini banyak menimpa para pemula      ( new joiner ) baru pertama kali kerja kapal pesiar, belum pernah ke luar negeri, bahkan belum pernah naik pesawat jauh…ehh, dengan modal bahasa Inggris pas-pas an pula.

waduuhh,….piye jall perasaanmu..??….

departure board

Sebenarnya tidak perlu ada yang ditakutkan dari proses perjalanan sendirian  selama sekitar 20 jam di negara asing. tinggal kita menyiapkan segala perlengkapannya aja, dan mencari info tentang pelabuhan kapal pesiar yang dituju. Kenapa sih, terjadi keberangkatan kapal pesiar sendirian ?..biasanya karena hal darurat / emergency di kapal pesiar. Mungkin karena ada kru yang mendadak sakit, meninggal, kru resign ,  berantem di kapal ,kru stress dan harus dipulangkan, Ortu kru meninggal , atau sebab lain sehingga harus secepatnya kru tersebut dipulangkan. Biasanya dalam keadaan seperti ini ,agen kapal pesiar di Indonesia mencari pengganti , siapa kru yang mau diberangkatkan secepatnya . Nahh, karena banyak kru kapal pesiar senior yang biasanya tidak mau diberangkatkan mendadak, maka agen kapal pesiar memberangkatkan kru pemula . Apa boleh buat, pengen secepatnya berangkat kapal pesiar, padahal bingung , kalau sendirian trus gimana nantinya..??..berikut Tips yang saya rangkum berdasarkan cerita beberapa pengalaman para spekulan pemberani yang berhasil menjalaninya.

  • Cari informasi tentang pelabuhan kapal pesiar, Nama kapal, dan jalur kapal ( ittinerary  ) di google . Misal ” Port of Venice MSC Splendida ittinerary 23 December 2015 ” . Setidaknya kita tahu kemana tujuan kita setelah bandara terakhir ( biasanya kita akan berganti 2 – 3 jalur penerbangan ).
  • Simpan baik-baik data nama dan nomor telepon  port agent ( seseorang yang akan menjemput kita di bandara ). Data port agen ini akan diberikan oleh agen kapal pesiar. Jika mau nelpon, nomor Internasional tarifnya mahal. setidaknya kita kirim email menjelaskan kalau akan berangkat dan nantinya menunggu  jemputan dia. Tidak ada salahnya memberikan foto di email juga .Saya pernah mencoba SMS seorang port agen yang hendak menjemput saya, dan dia  ternyata membalas menginfokan jam penjemputannya akan molor 1 jam. Setidaknya kita sudah tahu sejak awal sehingga tidak bete  menunggu.

information desk

  • Jangan grogi melihat bandara internasional yang sangat luas, penuh dengan penanda anak panah, dan ribuan orang lalu lalang. Silahkan cari Information desk / meja informasi ,  tunjukkan tiket kita dan tanyakan “where should I go after this ?..” biasanya kita akan diarahkan menuju  sebuah tempat menuju keberangkatan pesawat  ( gate ) . Jika masih bingung arah, selalu tanyakan ke petugas berseragam. Bisa juga melihat peta, atau mengurutkan angka penanda gate.  Saya pernah bertemu seseorang kru baru kapal pesiar H.A.L yang tersesat sendirian  di bandara Frankfurt , Jerman. Kasihan hampir nangis bingung ,  apalagi  bahasa Inggris dia pas pasan, saya lihat di tiket dia keberangkatan sebentar lagi … Kebetulan saat itu  saya masih ada waktu 4 jam transit, saya antarkan seseorang tersebut mencari gate keberangkatan dia….Sekalian ngajarin, itung-itung beramal menolong orang dapat pahala …hehe…

airport gate

  • Di bandara internasional itu hampir seperti mall yang luas , banyak toko dan restoran, jika ingin jalan-jalan sejenak, lebih baik mencari gate nya dulu dan pastikan jadwal keberangkatannya masih lama. Jangan lupa setel jam waktu  di arloji dan HP menyesuaikan jam waktu bandara / negara setempat.

sleeping-in-airport-bench

  • Tetap tenang, seumpama  harus menunggu lama / 6 jam atau lebih, jika  ingin tidur jangan lupa alarm HP. jangan lupa charger Hp / laptop untuk isi daya gadget saat onlen sembari bengong menunggu.
  • Update terus posisi kita , sekalian update status FB, juga kirim email ke port agent dimana posisi kita terakhir.

conveyor belt

  • Tiba di bandara terakhir, jangan lupa mengambil koper. mungkin menunggu di depan conveyor belt sampai 1.5 jam…wajar saja bandara Internasional sibuk. Cara mencari conveyor belt adalah mencocokkan kode penerbangan yang tertera di tiket dengan lampu / LCD diatas conveyor belt . Penting : Ada kasus terburuk dimana koper kita lama tidak muncul / kemungkinan hilang . Tenang ..segera mencari tahu dimana kantor “ Lost & Found Luggage ” setelah menunjukkan tiket, dan ciri-ciri koper biasanya mereka akan mengecek. Jika seumpama apes koper kita masih di bandara sebelumnya, nantinya koper akan diantar menuju pelabuhan kapal pesiar kita. Jangan lupa tulis nama, nama kapal , email, posisi / pangkat , dan alamat pelabuhan kapal pesiar tempat kita join.

lost-found

  • Persiapkan dokumen ( paspor, agreement / surat dari perusahaan kapal pesiar ) di bagian customs / bea cukai. Kalau ditanya jangan gugup. kalau belum bisa cas-cis-cus bahasa Inggris, lebih baik tunjukkan semua dokumen ke petugas customs. Bilang aja ” I am a cruise ship  crew member  ” . Petugas biasanya berseragam hitam atau biru terang .
  • Keluar dari bandara internasional, jangan tenang dulu…bisa jadi  port agent telat menjemput. tetap tenang dan mencoba menghubunginya lewat telepon koin ( jangan lupa bawa pecahan $ 1 an untuk menelpon di bandara ) . Disinilah fungsi kita menghubungi port agen beberapa hari sebelum keberangkatan. agar dia tahu dan jaga-jaga agar dia tidak lupa.

pat-driver112

  • Port agent selalu membawa papan bertuliskan nama kita dan logo perusahaan kapal pesiar. dia akan membawa kita ke hotel untuk beristirahat semalam dan besoknya menjemput kita lagi untuk mengantar ke kapal pesiar. Sesuai judulnya join kapal pesiar sendirian, biasanya sesampainya di kapal pesiar kita tidak ada penyambutan. Tenang aja..masuki tangga menuju kapal dan utarakan ke petugas security  disana kalau kita adalah  kru baru.Nantinya petugas security akan menghubungi head department kita yang  akan menerangkan ke kita tentang prosedur dan job description dan sosialisasi pekerjaan.

Nahh,..buat adik-adik pemula kapal pesiar sudah pada jelas kan..?..gak perlu khawatir saat menuju kapal pesiar berpergian sendiri gonta-ganti pesawat berkali-kali..yang penting kita tenang, bawa dokumen komplit, dan kalau bingung di bandara , selalu tanya petugas berseragam.

Semangattt…!!!!!!!

 

Advertisements

3 thoughts on “Join on Board Alone : Keberangkatan Kerja Kapal Pesiar SENDIRIAN…

    1. Saya belum pernah lihat yang berkerudung di bagian kitchen, silahkan ditanyakan ke agen kapal pesiarnya. Atau kebijakan masing masing kapal beda-beda tergantung kapten & executive chef

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s