Kenapa Sih, Crew Member Tidak Bisa “Lepas ” dari Kapal Pesiar ?..

cruise port

Sebuah pertanyaan yang masih sering saya tanyakan kepada diri sendiri. Kenapa sih masih bertahan bekerja di kapal pesiar. Terus terang saya juga tidak tahu kapan mau berhenti..Meminjam kalimat  Ibu saya yang pengen anaknya segera stay di rumah..

”  uripmu koq ming mikirr buondhooo wae  tho le…!!??!!….”

“Hidupmu kok cuma mikirin harta aja sih nak ??…”,  Itulah omongan ibu saya setiap saya hendak berangkat kerja kapal lagi… Yaahh gimana lagi , cari pekerjaan lain susah, saya sudah berumur 30an  tahun.Sebagai eks pelaut mau melamar kerja normal sesuai ijazah S1 ekonomi saya dulu kemungkinan besar sangat sulit karena saya belum pernah bekerja sekalipun sesuai bidang studi saya. ( Mungkin banyak pembaca yang belum  tahu bahwa saya adalah lulusan S1 yang akhirnya banting stir memilih bekerja di kapal pesiar gara-gara susah cari pekerjaan )  . Mau melamar kerja di hotel terkadang eks pelaut dianggap tidak akan serius bekerja di hotel dan tidak menghargai gaji. Tidak ada pilihan lain kecuali bertahan bekerja di kapal pesiar sampai nanti benar-benar capek fisiknya.

bondhoo

Perasaan ini tidak cuma saya  saja yang merasakan , masih banyak rekan-rekan pelaut kapal pesiar yang juga berpikiran sama. susah cari pekerjaan lain, usia sudah terlalu tua, terbiasa hidup dengan aturan / kerapihan khas luar negeri , takut miskin, punya target kehidupan yang selalu meningkat, pengen punya jaminan kehidupan di masa tua ( tabungan  maupun aset ), takut berwirausaha gagal ( banyak contoh pelaut gagal berbisnis atau malah ditipu partner bisnis ).

money

Ternyata terbiasa menerima gaji besar per bulan  , malah membuat eks pelaut kapal pesiar menjadi ( parno ) takut jika tidak mendapatkan income besar perbulan. Hal ini cukup beralasan, jika berhenti bekerja dari kapal pesiar dan bekerja di hotel di Indonesia, gaji yang didapatkan mungkin kisaran 3 – 4 juta per bulan. Untuk berharap yang lebih besar butuh dedikasi waktu setelah 2 atau 3 tahun. Inilah yang membuat eks pelaut  kapal pesiar yang bekerja di  hotel cenderung tidak betah. Karena memang dia terbiasa menerima gaji 10 juta lebih per bulan. Bagi eks pelaut kapal pesiar yang memilih jalur wirausaha terkadang juga kaget jika income di awal – awal bulan merintis wirausaha tidak sebanyak yang diharapkan.

Inilah realita hidup, gak gampang yach ,…menjalani kehidupan sebagai pelaut kapal pesiar . Namun kita harus berpikir jernih bro / sist . Kehidupan laut tidak selamanya. Masih selalu saja ada orang- orang terdekat ( ortu, pasangan, anak, sahabat , saudara dekat ) yang berharap kita sesegera mungkin berkumpul dengan mereka. Kalau namanya kebahagiaan itu , tetep gak bisa dibandingkan dengan uang dan harta.

love my job

Semoga artikel ini bisa menjadi sisipan pemikiran kita sebagai pelaut kapal pesiar, dimana yang ada di pemikiran otak kita saat ini adalah kurs Dollar yang semakin membumbung tinggi. Kalau berani membuat tantangan pribadi , targetkan sekontrak full tanpa menggunakan uang gaji. Hidup ngirit hanya dengan uang tips. keluarga di rumah dikirimi uang seperlunya saja. Butuh pengertian dari keluarga dan tekat kita sebagai pelaut untuk mentargetkan income bersih 100 juta pada kontrak kapal pesiar sekarang untuk modal usaha.  Jangan takut berwirausaha , berhasil enggak yaa tergantung kitanya. Malu dong sama pedagang kecil yang berani memulai usaha bermodal uang 1 juta saja.

Berani terima tantangan ini ???….

 

Advertisements

22 thoughts on “Kenapa Sih, Crew Member Tidak Bisa “Lepas ” dari Kapal Pesiar ?..

  1. Tergantung Niatnya Bos… Kalomemang niat berhenti pasti bisa BERHENTI. Saya alumnus carnival walo cuma 8 kontrak. saya putuskan berhenti. kerja di villa di bali, gaji cuma 1,3 jt sebulan (thn 2008) akhirnya karna tekad tidak akan berangkat lagi saya harus berusaha dan berprestasi, sekarang lumayan, posisi sdh naik dan gaji sdh 7 jt sebulan (2015) cukup buat saya dan keluarga. yang membuat uang itu terasa cukup adalah tambahan kebahagiaan berkumpul sama keluarga. tidak bisa dinilai dengan uang. astungkara…

    Liked by 1 person

  2. Kalau tidak berusaha kerja didarat mau kerja di hotel atw mau wiraswasta tentu opini seperti diatas yg muncul takut sebulan gag bisa menapkahi keluarga karena gaji di darat lebih kecil tapi kalu tidak mau berusaha untuk wiraswasta misalnya akan menjadi pelaut forever sampai usia sudah tak mampu kerja di kapal, poinnya adalah apakah anda enjoy kerja di kapal yg jauh dari sanak keluarga atw kerja di rumah/darat biar pengasilan lebih kecil tapi selau deket sama keluaraga itu saja pilihannya..kerja di kapal boleh buat cari modal untuk membuka usahad darat dan harus punya komitmen.

    Like

    1. Betul sekali opininya….Buat rekan-rekan pelaut kapal pesiar harus punya target & komitmen yang jelas tentang profesinya…jadikan kapal pesiar hanya sebagai batu loncatan ( karier maupun modal ) , sehingga menjadi pribadi yang sukses bekerja / berbisnis di Indonesia..

      Like

  3. Smua itu hanya masalah mind set, terbukti banyak skali orang kapal walaupn gaji besar dan sudah lama bekerja dikapal jg tdk berkecukupan hidupnya, brarti bukan masalah besar kecil penghasilan yg hrs jadi pertimbangan karena itu relatif dan tergantung pada financial management yg anda miliki. Saya salah satu contoh org yg dengan tekad bulat datang ke kantor agen dan berkirim surat ke kantor pusat utk resign, dan mengawali hidup dengan mencetak batako bermodalkan mobil pick up colt thn 75 yang slalu ngadat tapi krn tekad sudah bulat dgn diiringi kerja keras,doa dan support dari keluarga, syukurlah setelah 5 tahun saya bisa mengumpulkan aset yg lumayan berupa 3 rumah yg boleh dibilang baguuus di tempat yg boleh dibilang mahal dikota denpasar Bali dan beberapa aset tanah dan mobil serta mampu menyekolahkan istri sampe S2. Brarti ketakutan utk berhenti dan memulai perjuangan baru hanyalah persoalan mindset saja broooooo

    Like

  4. Dulu juga ane bingung bos mau kerja apa di indonesia,tapi alhamdulillah karena kepepet akhir nya jadi marketing di mobil nissan.susah di awal mah pasti tapi klo dah di niatin buat keluarga insya allah pasti ada jalan.megang dolar banyak itu rejeki tapi megang rupiah bareng anak istri itu anugrah bos.hehehe mampir2 di web ane yg lain ya bos http://www.promomobilnissan.com .tq

    Like

  5. Kalau cook mah turun jg gampang dapet 6jt perbulan,saya 3 kontrak di kapal (4 kontrak tp kontrak ke 4 cm 5 hari on board 😂),kerja di hotel 3 bulan uda jd staff pasti dapet sebulan klo cm 6 jt,tp akhirnya saya memilih cb fokus di warung n katering sendiri aja,biar bs deket ama keluarga,lumayan lah bs berbagi rejeki jg dgn karyawan yg kerja di tempat saya.

    Emang siy awalnya g bs dapet gaji kyk di kapal plus sampingannya,cm yaa klau ngejar harta mah g ada abisnya,gni aja lbh nikmat,pulang dr warung bs ngopi di angkringan,ato skedar maen kartu di pos ronda.

    tapi tidak menutup kemungkinan saya kembali lg ke kapal ntah krna apa,walopun saya amat sangat berusaha untuk tidak kembali,doakan saja saya tidak kembali 😂😂😂

    Like

  6. Slamat pagi paisano paisano…. Comustas ? Tenang aja bro yg penting punya kemauan dan niat dan pastinya jg usaha klo rejeki gak akan kemana kok… Semua udah diaturNya dan punya jatah masing2 untuk rejeki itu…. Banyak dari teman2 crew kapal pesiar yg berhenti dan sukses besar di Indonesia kok… Siapkan strategi siapkan mental berkarir / berwirausaha mulai dari nol lg … Dgn sgala konsukwensinya …. Yg pasti tetap tanamkan jiwa tangguh yg sudah diajarkan sbg crew ship bro… Goodluck .. Mereka aja bisa kita jg harus bisa… Eks Crewmember Carnival 2007-2013 … We can do it… Glory ccl

    Like

  7. rintis usaha di darat yang bisa dikerjakan atau dikuasai oleh istri, support usaha sampai jalan bisa minimal mencukupi kebutuhan hidup setelah itu jangan ragu2 turun tangan dan turun kedarat dan dengan kerja keras kalian berdua niscaya penghasilan bisnis akan terus meningkat dan akan segera meninggalkan jauh penghasilan di kapal. saya eks HAL, Carnival Cruise Lines dan Norwegian Cruise Lines mulai 1989 sd 1998 akhir. Sekarang saya adalah pemilik Rajasa Aki Yogyakarta dengan 2 outlet dengan penghasilan 2 kali lipat lebih dari penghasilan di kapal. Jangan takut gagal dan selalu mencoba. semakin lama kita di kapal semakin kita ketinggalan di darat.

    Like

    1. Saya sangat setuju dgn abang yg punya usaha rajasa aki Ini. Smakin lama kita dikapal semakin jauh ketinggalan kita di darat, bravo bang

      Like

  8. Buat teman teman yg ingin memulai usaha di darat tips dari sy ” jangan kwatir ” you are what you thing..sy maringan tobing 7 kontrak dng HAL 1997- 2007.sy tidak melanjutkan kontrak dng baik baik dan bkn juga krn sy pnya modal byk terus mulai usaha,tp sy percaya Tuhan Yesus maha kuasa dari modal 500 rb thn 2010 sy mulai usaha jasa pengamanan puji Tuhan 2015 karyawan sy sdh lebih 400 org dan Marindo security adalah salah satu perusahaan pengamanan yg terbaik di lippo grup.Oleh sebab itu teman teman jng kwatir untuk memulai usaha yg baru,klo tetap kepikiran ingin usaha atw kerja di darat lakukanlah jng kwatir.salam sukses buat semuanya. Amin

    Like

  9. Saya baru satu tahun dirumah mencoba untuk bertahan terkadang ada godaan untuk balik…tapi sampe saat ini masih komitmen untuk stay with keluarga tercinta….mohon doa saran dan dukunganya

    Like

  10. Wah, pas sekali baca tulisan ini. Mmg btl spt inilah general mindset para crew kpl pesiar. Sy memutuskan resign dr kpl pesiar thn 2005, mumpung masi muda usia dbwh 30 thn. Kembali kerja di Bali dgn menghadapi tantangan bom bali kedua. Pariwisata lesu saat itu, tp sy tetapkan hati dan menerima kenyataan gaji dibwh standar. Menamatkan studi S1 dan kmd menikah. Ttp bertahan bekerja di htl, dan mencari ilmu di bidang yg lain. Dl wktu di kapal sbg bar waitress, krja di Bali sbg GRO kmd bljr di sales & marketing. Thn lalu mengikuti tes cpns dan astungkare berhasil lulus dgn murni, suatu kebanggaan. Skrg bekerja di salah satu instansi dbwh kementrian agama RI. Mmg berhenti bekerja dr kpl pesiar perlu niat, ketetapan hati dan rencana. Terkadang kangen akan laut, jln2 kllg negara2 lain, dan segala hal ttg kpl pesiar mmg sllu ada, namun itu mjd sebuah kenangan yg indah dan pengalaman yg luar biasa. Bagi rekan2 yg masi bekerja di kapal pesiar, salut, ttp semangat bekerja demi cita2 & keluarga. Bagi yg sdh off land, smg sukses dan hidup ditengah keluarga tercinta.

    Like

  11. Doakan saya segere memiliki keberanian yg sama dng kawan2, saya salut. Smpai saat ini sy masi bkrj di Ncl. Smoga ini yg terakhir. Amin

    Like

  12. Niat karena allah.

    Saya kerja di royal bisa dapet 4000 per bulan, 50juta
    suatu saat teman saya bilang ” sedikit tapi rohaniah, daripada banyak tapi duniawi. Seelah itu saya nekat berhenti agar bisa beribadah berjamaah. Dan akhirnya, saya memutuskan membangun cafe.. alhamdulillah sekarang omzet bisa mencapai 1.5 jta- 2.5 juta perbulan. Plus tiap hari bisa ma istri dan keluarga.

    “Siapa yang meninggalkan sesuatu karena Allah, maka Dia akan ganti dengan yang lebih baik.”

    Like

  13. Bagi saya kalo ada niat ya pasti ada jalan.. semua tergantung kita.. pengalaman saya juga begitu saya alumnus Carnival posisi Team Waiter mesti sudah Act Team Head Waiter 1 kontrak full.. mulanya kepikiran agak berat juga meninggalkan penghasilan yang tata $3.500 / bulan.. tapi karena niat teguh memulai bisnis di indonesia sekarang saya merasakan hasilnya.. pendapatan pun diatas rata-rata
    jauh lebih dari captain kapal.. dan yang paling nikmat dan tiada duanya bisa selalu berada di tengah tengah keluarga tercinta.. itu lah yg tidak bisa di bandingkan dengan uang… semangat…

    Like

  14. Selamat pagi….sy dulu pelaut di HAL sy resign 2007 .memulai usaha dari mana saja dan usaha apa saja itu hal penting.ga hrus kumpulin modal banyak baru mulai.yg penting di mindset kita harus berani mengatakan di indonesia banyak orang yg sukses dan ga harus dikapal,kadang kita merasa beruntung dapat gajih dollar tapi itu memenjara kita selamanya .ibarat harimau buas yg sudah di biasakan di berikan makan enak tiap hari lama lama jadi nyaman dan malas cari makan diluar sana bahkan berpikir dia belum tentu dapat makan enak kalau cari diluar sana.itu sedikit gambaran kebayakan kita yg dikapal di zona nyaman. Sy bersyukur 2007 sy berani resign dan sempat ngucapin selamat tinggal dunia kapal didepan teman teman se dinning room …dengan motivasi malu kalau balik lagi…dan alhamdulilah sekarang sudah bisa memiliki apa yg saya impikan …kebebasan waktu..bebas financial…bisa membantu banyak org berubah hidupnya.salam sukses buat semua pejuang pelaut .

    Like

  15. Saya cuma 5 bulan di Holland America Lines sebagai GPA Houskeeping periode 15/8-31/12/2003, 1st day copenhagen denmark, last day puertorico (tidak selesai kontrak yg 8 bulan) gaji waktu itu USD 250, usia 27 tahun. Pulang jadi clerk di lhokseumawe-aceh, kini direktur di keagenan lpg 3 kg. missed the moment in crewship, but today i realized merintis karier di darat dan menjalani hidup roller coaster bersama keluarga adalah salah satu keputusan terbaik yang pernah saya lakukan… btw jika ada Reuni Crew Ms. Oosterdam 2003 sounding ke sini ya di fauzanwarr@gmail.com…. tksh pak rizal atas article crewship’s choice of life… keren 🙂

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s