Crewmember Indonesia dan Isu terorisme yang selalu dikaitkan

indonesia unite

Terkadang capek juga yaa guys, menghadapi rekan sesama kru kapal pesiar dari negara lain yang selalu menuding kita ini adalah negara teroris mengingat pemberitaan media internasional yang menganggap teroris adalah seorang muslim & kebetulan  Indonesia adalah negara dengan mayoritas penduduknya muslim. Entah itu bercandaan atau ungkapan serius yang pura-pura dibikin joke. Tau sendiri lah, kru kapal pesiar dari negara lain tahu cara mengejek kita , namun jenis ejekan  tidak bisa dilaporkan ke manajemen / H.R.D Office. Kalau ditanggepin jadi rame , kalau nggak digubris bikin nyesek & dongkol. Apalagi buat rekan-rekan pelaut kapal pesiar muslim yang cenderung lebih terpojok dalam situasi ini. Pernah tahun ” 20xx ” saya bener-bener dongkol kepada seorang crewmember dari sebuah negara eropa miskin ( lebih kere dari Indonesia ). Pertama sih ngejek bercandaan, lama-lama di depan umum ( di crewmess ) memanggil ” Heii , You moslem  terorist…”, Langsung saya siram muka dia pake kopi panas dari heating dispenser. Langsung deh gaduh suasana crewmess pagi itu. Saya udah siap-siap aja kalau akan dipulangkan, pagi itu juga  sengaja saya  tunggu di dining room untuk saya tantang dule satu lawan satu. Tetapi rekan senegaranya buru-buru melerai. Ujung-ujungnya dia minta maaf & bilang itu cuman bercanda.Terus terang guys, kalau masalah krusial kayak gini , manajemen kapal tutup mata & pura-pura nggak tahu. Tetap selalu aja ada ” perlindungan ” terhadap crewmember kulit putih. Dasar nasib pelaut kapal pesiar bangsa kita terkadang diremehkan oleh crewmember dari negara lain.

Banyak sekali jenis pelecehan terhadap kru kapal pesiar Indonesia oleh crewmember negara lain. Apalagi jika berkaitan isu teroris yang lagi rame 3 hari terakhir ini. Mungkin juga rekan-rekan yang saat ini onboard sedang sibuk bin gerah  menjawab pertanyaan dari rekan-rekannya ” how was your country ?..is it safe now ?”. Kalau pertanyaan sopan sih silahkan dijawab. Namun jika pertanyaan mulai mengarah ke menjelekkan negara kita tercinta , perlu kita beri “pelajaran “ kepada mereka.

Penghinaan terhadap nasionalitas, negara, warna kulit & kesukuan bisa dilaporkan ke Supervisor atau HRD office.

Mendapati takdir terlahir sebagai warga negara Indonesia adalah sebuah misteri Tuhan. Tidak mungkin kita dulu sebelum lahir untuk request menjadi warga negara tertentu ..hehe…Seumpama bisa request ke Tuhan, pasti sebagian besar dari kita pengen menjadi seorang warga negara …………..( isi sendiri Bro/Sist )hehe.. iyaa kan ??.. Sekarang, baik buruk packaging kehidupan  kita yaa harus disyukuri dong.

Back to the topic, Sesama pelaut kapal pesiar dari Indonesia hendaklah saling bersatu menghadapi image negara kita di mata Internasional. Nggak usah suku-sukuan guys !!!. Nggak usah mengagungkan kualitas kerja suku kalian lebih baik dari suku lain di kapal pesiar . Apalagi malah menceritakan kejelekan karakter crewmember suku tertentu di hadapan rekan pelaut  bangsa asing. Pada dasarnya kita ini sama. Sama-sama “kuli berdasi”  atau seorang “babu” di kapal pesiar.

Indonesia indah ?, sudah pasti seluruh dunia tahu karena dari dulu kita hanya mempromosikan pariwisata & keindahan alamnya saja. Tapi jika pertanyaannya tentang mengapa ada terorisme di Indonesia ? , apakah Indonesia aman ? itu adalah kewajiban kita sebagai duta bangsa untuk menjaga image negara tercinta ini.

terorist

moslem are not terorist

” Not every  Indonesian moslem  are terorist. Terorist are someone who loves to create a terror in the neighbourhood. Some of them brougt religion as their foundation. Basicly when everybody learn their religion correctly,  nobody  will hurt others ”

” Many terorist from Indonesia comes from a family that teach them a wrong knowledge about religion. Some of them after joined terorist realized that their missions are wrong. But there is no excuse for them  to exit from their group. In the end their family will be sin in the neighbourhood ”

” It is a coincidence  in Indonesia when the citizen majority are Moslem, when terorist brought Islam as their foundation, it seems all indonesian are terorist minded. That is totally wrong perception ”

Ketiga kalimat diatas sering sekali saya sampaikan jika ada rekan pelaut kapal pesiar bangsa lain yang menanyakan tentang terorisme di Indonesia . Mungkin rekan-rekan pelaut kapal pesiar disini bisa menambahkan atau sekedar share pengalaman dihina crewmember bangsa lain. Marilah kita saling mendukung & menguatkan. Pertemanan antar sesama kru Indonesia yang solid & profesionalisme pada pekerjaan akan membuat crewmember bangsa lain segan terhadap kita.

#KAMI TIDAK TAKUT

#PELAUTINDONESIABERSATU

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s